Perkuat Jejaring, Alumni UIN Syekh Wasil Kediri Siap Dorong Potensi Lulusan


Acara “Temu Alumni” UIN Syekh Wasil Kediri pada Sabtu (16/5/2026). (Foto: Dok. Tanggap.co)

KEDIRIUniversitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri menggelar kegiatan “Temu Alumni” yang berlangsung di Auditorium Lantai 4 Perpustakaan UIN Syekh Wasil Kediri pada Sabtu (16/5/2026).

Dhiya'u Shidqy (36), ketua CDC (Career Development Center) UIN Syekh Wasil Kediri memaparkan terkait tujuan diadakannya acara “Temu Alumni” ini yaitu tidak sekadar temu kangen, namun intinya ialah bersinergi membangun relasi dan menaikkan nilai-nilai UIN Syekh Wasil.

Yang pertama memang ketika “Temu Alumni” identiknya yaitu tentang nostalgia, temu kangen dan sebagainya memang itu ada. Tapi inti kita adalah bagaimana bersinergi membangun relasi dan menaikkan nilai-nilai yang bisa di upgrade di UIN Syekh Wasil Kediri,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa menurutnya para alumni memiliki banyak potensi, namun kurang terorganisir.

Bahwa sebenarnya alumni ini punya ban yak potensi, akan tetapi kurang terorganisir. Sehingga apabila kita dorongkan mereka untuk bersinergi, institusi pasti akan memberikan nilai plus,” jelasnya.

Hal tersebut merupakan salah satu alasan diambilnya tema “Memperkuat Kolaborasi melalui Jejaring Alumni.”

Ya, karena sekali lagi korelasi tentang kolaborasi itu memang kita tekankan lagi. Karena selama ini, mungkin kurang maksimal dalam kolaborasi sehingga kita memulai memaksimalkan kolaborasi dengan cara yang seperti itu,” tambahnya.

Muhammad Qomarul Huda selaku ketua alumni sebelumnya memaparkan bahwa, World Economic Forum terdapat empat kualifikasi pekerja yaitu kecerdasan, melek teknologi, ketahanan, mampu menyesuaikan diri. 

Sebagai Wakil Rektor III, M. Dimyati Huda, menambahkan jika tanggung jawab kampus kepada para lulusan tidak hanya sekadar bidang moral saja, namun pada aspek penguatan yang ada.

Muhammad Hendra Irawan (29), merupakan mahasiswa alumni IAIN Kediri, Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) tahun 2015. Saat ini telah menjabat sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Gresik memberikan pendapatnya.

Menurut Hendra, acara “Temu Alumni” penting dan butuh. Karena untuk menuju kesuksesan dibutuhkan suatu kolaborasi antar-alumni.

Kegiatan alumni ini penting, sebagai penunjang adik-adik yang baru lulus. Sehingga adik-adik tahu akan dunia pekerjaan yang sesungguhnya, dengan harapannya lulus kuliah, kerja dan sebagainya,” ucapnya.

Zaini, Ketua Baru Ikatan Alumni UIN Syekh Wasil Kediri 2026. (Foto: Dok. Tanggap.co)


Zaini selaku Ketua Ikatan Alumni UIN Syekh Wasil Kediri yang baru, ia merupakan alumni S1 program studi Tafsir Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah serta lulus di tahun 2005. 

Harapan Zaini yaitu, para alumni lulusan UIN Syekh Wasil Kediri mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Unikmor Cup XII Digelar, UIN Syekh Wasil Bidik Tiket UPMTKIN Jawa-Madura

Jadi harapannya yaitu, generasi yang akan diluluskan oleh UIN merupakan generasi terdepan yang mampu kita tampung, bisa kita antarkan, bisa kita tawarkan pada masyarakat. Bahwa ini adalah kader-kader kami yang cukup punya kompetensi yang bisa dipertimbangkan.” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, jika fresh graduate masih belum menemukan passion-nya pada job yang sudah ada, para alumni terdahulu akan membantu menghubungkan ke perusahaan-perusahaan lain melalui kegiatan job fair.

Selain itu terdapat ungkapan harapan dari Alfian selaku alumni.

“Harapannya melalui acara ini mampu tumbuh bersama dan maju bersama membawa UIN Syekh Wasil Kediri menjadi lebih baik,” ungkap Alfian.

Bahwa ini adalah kader-kader kami yang cukup punya kompetensi yang bisa dipertimbangka.” ujarnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama. Dalam sambutan penutup, panitia menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para alumni yang sudah hadir. Serta memohon maaf jika masih terdapat kekurangan pada pelaksanaan acara.



Posting Komentar

1 Komentar