| Acara Kolaborasi antara DEMA UIN Syekh Wasil Kediri dengan Grow Insight di Gedung Sport Center Pada Sabtu (6/6/2026). (Foto: Dok. Tanggap.co). |
KEDIRI – Di tengah perkembangan dunia yang
semakin cepat saat ini, serta keadaan negara Indonesia yang belakangan ini
terjadi, menuntut generasi muda harus bisa beradaptasi dan terus belajar
menambah skill. Hal ini menjadi salah satu alasan terbentuknya
kolaborasi antara DEMA UIN Syekh Wasil Kediri dan Grow Insight Surabaya.
Acara ini dilaksanakan di Gedung Sport Center UIN Syekh Wasil Kediri pada Sabtu
(6/6/2026).
Dengan mengusung tema, “Grow
Mindset for Futurpreneur,” sebuah kegiatan Pendidikan yang dibentuk untuk
membangun pola pikir pada generasi muda agar mampu menghadapi tantangan dan
peluang di masa mendatang. Seperti yang dijelaskan oleh Sabilul Haq dari DEMA
UIN Syekh Wasil Kediri selaku penanggung jawab acara, tujuan diselenggarakan
acara ini, “Untuk menjawab kebutuhan para peserta hari ini. Jadi sebagai
masyarakat Indonesia kita harus mengetahui bahwa dari segi hukum, politik, segi
ekonomi, kita sedang krisis,” ungkapnya.
Ia menambahkan terdapat beberapa
alasan mengapa tema ini diambil karena adanya isu-isu yang menunjukkan bahwa
Indonesia mengalami krisis ekonomi, “Dari mulai indikator IHSG anjlok sampai ke
angka Rp5.000-an, kemudian nilai rupiah turun menjadi Rp18.000 dan lain
sebagainnya. Itu kemudian kita adakan kegiatan ini sebagai respon atas kondisi
tersebut,” jelasnya.
Deretan narasumber inspiratif yang
terlibat dalam acara ini seperti, Marsha Alycia membahas terkait, “Insightful
speaker dengan perspektif fresh tentang peluang dan strategi masa
depan,” Herry Shu membawakan materi perihal, “Impactful, sharing my
entrepreneurial journey yang memberikan insight berharga dan membuka
peluang baru,” Ulfa Merdeka “insight tentang public speaking, Inspiratif,
empowering, dan siap ngebuka mindset,” Bagas Alimpad, “Revealing,
sharing terkait entrepreneurship insights yang akan membimbing
merancang visi dan langkah ke depan,” serta narasumber utama Maxwell Salvador,
“Sharing pengalaman yang akan membuat lebih growth.”
Salah satu hal menarik dari acara
ini yaitu tidak hanya mendapatkan teori, namun juga berbagai pengalaman nyata
mengenai perjalanan menghadapi tantangan dan membangun kesuksesan. Seperti yang
disampaikan oleh Bagas Alimpad bahwa ia pernah mengalami kerugian besar, “Dalam
perjalanan hidup, saya pernah mengalami kerugian bahkan kebangkrutan mencapai
kurang lebih Rp 1,5 Miliar,” ujarnya.
Dari pemaparan perjalanan hidup
dalam berbisnis tersebut, dapat memberikan gambaran kepada peserta bahwa setiap
usaha mulai dari kecil hingga besar tidak akan luput dari kegagalan. Serta
setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk bisa berkembang selama
memiliki keinginan untuk tetap belajar dan berusaha. Selain itu, pada acara ini
terdapat hiburan-hiburan yang telah disiapkan oleh panitia melalui pertunjukkan
dance dari Hitz Management Kediri serta bernyanyi Bersama.
Melalui kegiatan, “Grow Mindset
for Futurpreneur,” merupakan langkah tepat yang diambil oleh DEMA UIN Syekh
Wasil Kediri bersama Grow Insight Surabaya untuk memberikan pemahaman
bahkan motivasi para peserta yang sebagian besar adalah mahasiswa. Menjadikan
kegiatan ini sebagai media untuk membangun generasi muda yang kreatif, tidak
tertinggal oleh zaman serta inovatif.
Sabilul Haq menjelaskan bahwa target
peserta sudah tercapai, “Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya yang hadir
pada acara hari ini, kurang lebih telah dihadiri 1.500 peserta dengan jumlah
panitia kisaran 100-an. Dimana jumlah tersebut sudah lebih apa yang ditargetkan
para panitia dengan jumlah 1.300-an peserta,” ujarnya.
Selain ingin mendapatkan teori-teori
yang telah disampaikan oleh para narasumber, tujuan utama dari peserta
mengikuti acara ini adalah dapat melihat Maxwell Salvador yang merupakan
narasumber utama pada kegiatan tersebut. Seperti pengakuan dari Endah Risma,
Mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri, prodi Manajemen Bisnis, “Mau ketemu Maxwell,”
ungkapnya. Endah mengungkapkan kesannya terhadap acara ini. “Sangat memotivasi”
ujarnya.
Sama halnya dengan Endah, Ainul
Kholifah dari prodi Tadris Bahasa Inggris memberikan pemaparan yang sama. “Iya,
ingin lihat Maxwell,” jelasnya. Kholifah juga memberikan pesannya untuk acara
ini. “Semoga kedepannya bisa mengundang orang-orang yang lebih hebat lagi, bisa
lebih berkembang.”
Baca juga : Menjaga Mimpi di Balik Bet Tenis Meja : Kisah Seorang Atlet Asal Tulungagung
Pada era saat ini, perkembangan semakin pesat, persaingan dunia begitu berat. Menjadikan generasi muda harus lebih kritis menghadapi tantangan global. Melalui acara ini, dapat memberikan motivasi belajar kepada para peserta untuk berani mencoba agar tidak hanya jalan ditempat saja. Serta mampu menjadi generasi yang bisa beradaptasi oleh perkembangan zaman. Kedepannya, acara seperti ini sangat bermanfaat untuk dilakukan lagi agar dapat selalu menumbuhkan percaya diri dalam membangun usaha kedepannya.
5 Komentar
keren bgt bisa bawa maxwel ke kediri
BalasHapuswahh ramai sekali
BalasHapusmenarik banget
BalasHapusmauu banget ketemu lagii sama maxwell
BalasHapusWaw, keren banget ya acaranya
BalasHapus